Saturday, July 28, 2007

SPIRIT OF JOHN AQUAWARY






Sebagai Sharing….

Bagitulah Bpk John Aquawary ini seorang yang bersemangat, berdisiplin, berkomitmen, bertanggungjawab dan dan taat setia kepada negaranya.

Mari kita bayangkan memimpin kebun seperti partisipasi dalam pelombaan lari marathon. Waktu kita bekerja pasti ada tantangan, kendala, masalah-masalah termasuk teknis mau pun sosial dan sebagainya. Kami akan jatuh, terluka, berdarah, kemungkinan kaki dan tangan akan patah akibat jatuh parah seperti Bpk John Aquawary.

Yang penting, sebagai seorang pemimpin kebun yang dilantik dan dipercayai oleh perusahaan, apa keputusan anda? Putus asa? Semangat denderung mengendur? Melupakan komitmen? Ingkar janji? Memberi banyak alasan? Tidak mau bertanggungjawab?

Seharusnya kita belajar dari bpk John Aquawary:

KITA HARUS MENGHABISKAN PELOMBAAN LARI KITA.

KITA HARUS MENJALANKAN TUGAS DENGAN SESUNGGUH-SUNGGUHNYA DAN WAJIB BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP APA YANG DIHARAPKAN DARI KITA

MESKI PUN DALAM SITUASI PENUHI TANTANGAN, KENDALA, MASALAH DAN KRISIS, KITA SEHARUSNYA TERFOKUS KEPADA PRODUKSI DAN MENCAPAI TARGET PRODUKSI DENGAN MENGONTROL PEMATANGAN & KUALITAS BUAH (TBS), MEMBERSIHKAN KONDISI LAPANGAN & MENJAGA BIAYA PRODUKSI.

Friday, July 27, 2007

Fruit Juices Good For You





SEBAGAI SHARING….

Untuk anda yang suka minum juz buah-buahan, cobalah combinasi yang illustrasi diatas untuk kesehatan tubuh. Saya sering minum juz juruk oren, atau juz juruk lemon waktu serapang pagi. Enak sekali.

Saya juga minum juz papaya campur dengan susu lemak rendah, juz apokad dgn madu, juz mangga dan juz sesak murni.

Gantilah juz gareng denagn juz buah-buahan yang segar kerana juz gareng mengandungi sekurang-kurang 6 sedok gula.

Saturday, July 21, 2007

Juz Apel Vs Batu Empadu





Original Message Sharing Dari Teman.

Semoga bermanfaat Rekan dan para sahabat,

Indikasi awal kanker & tumor biasanya diawali dengan penuhnya kantung empedu dengan batu. Semua orang cenderung empedunya berisi batu, tetapi pada kondisi tertentu akan jadi penyakit,

Artikel paling bawah ini telah memberi saya jalan keluar, dimana 4 dokter memastikan saya harus dioperasi. Karena beberapa minggu lalu, saya terkena hepatitis A dan hasil USG ternyata empedu saya penuh dengan batu.

Penuhnya Empedu dengan batu tdk akan kita ketahui dlm keadaan normal. Saya baru tahu setelah dokter melakukan USG Hati dan Empedu. Menurut Dokter: Operasi kantung empedu dgn mengangkat kantung empedu dengan operasi besar ataupun laparaskopi. Biaya yang akan kita keluarkan u/ operasi tsbt berkisar antara 40-60 juta. (Untuk operasi saja)

Silahkan baca original artikel paling bawah dari Dr Lai Chiu-Nan, bagaimana mengeluarkan batu empedu tanpa operasi dan biaya sangat murah dan tidak merusak tubuh kita. Subhanallah saya telah mengikuti saran beliau dan alhamdulillah batu empedu ku keluar semua tanpa operasi. (Ini bukan detoxinasi, tapi seperti pembersihan perut).

Hasil USG saya empedu telah penuh dengan batu, setelah melakukan treatment ini saya meminta USG kembali sebagai bukti. Ternyata benar... kantung empedu saya kosong... Entah bagaimana saya menyampaikan ucapan terimakasih ke Dr Lai Chiu-Nan, tapi saya cuma ingin sharing pengalaman sesuai niat Dr Lai Chiu-Nan membagi pengalaman kepada saudara2 kita dengan gratis. Saran: Bagi yang sehat...cobalah, karena saat kita sakit akut ataupun kronis...gak enak rasanya.

Ini adalah salah satu cara menghindari kanker dan tumor. Fungsi hati dan empedu : Menetralisir racun di tubuh, Empedu menetralisir lemak yang kita asup ke dlam tubuh. Keduanya saling berkaitan... kalau kedua2nya bersih...berarti kita telah menyehatkan tubuh kita agar normal fungsi keduanya.

Wasalam. Sehat adalah milik kita semua..Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.


Menghilangkan Batu Empedu Secara Alamiah Oleh Dr Lai Chiu-Nan

Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Lai Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasi ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu biasa berakhir dengan penyakit kanker.

"Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama" kata Dr. Lai Chiu-Nan. "Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal."

Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tata cara pengobatannya adalah sebagai berikut:
1) Selama 5 hari berturut-turut minumlah 4 gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah 4 atau 5 buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.

2) Pada hari ke-6 jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (magnesium sulfat, garam Inggris) dengan segelas air hangat.Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kantung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk lemon segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum.Minyak Zaitun akan melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.

Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda.

"Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Dr. Lai Chiu-Nan. "Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali.”

Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metode ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kantung empedu kita.

1) Jenis Apel sebenarnya sama, cuma saya senang yang manis... Kemaren aku makan Apel RRC yang sering diskon kalau di supermarket harga diskon per 100 gram Rp 800 –1000 (biasanya Rp 1600)

2) Minum/makan apel selama 1 hari 4 - 5.

3) Sebelumnya aku minum Jus asli apel. Cuma butuh waktu untuk mebuatnya. Akhirnya selama 5 hari aku makan apel segar dari kulkas. Kulitnya aku buang karena apel sekarang banyak yang dikasih lapisan lilin dan terkontaminasi sama pestisida...jadi aku buang kulitnya. Lalu aku potong kecil..dan dimasukkan ke kulkas.. jadi saat kita mau makan, apelnya masih segar dan dingin.

4) Garam Inggris beli di apotik harga Rp 2500 (Tempat obat) Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil, harga Rp25-30 ribu satu botol. Di Apotik juga ada. Aku beli disana karena dekat rumah. Guna jeruk lemon agar kita tidah muntah saat minum minyak Zaitun. Jadi aduk yang rata...karena sebelumnya adukanku tidak rata... sehingga eneg,.. lalu aduk lagi biar tercampur dengan rata.. karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau berat jenisnya beda..

Pokoknya Subhanallah... 4 Dokter suruh aku Operasi... dengan traetment ini keluar batunya.

Sebagai sharing...

Untuk versi Bahasa Inggris, mohon baca http://lohkongpeng.blogspot.com
(PROUD PLANTERS)

Thursday, July 19, 2007

Etika Seorang PLANTER






Ternyata "G M G H" = Gajah Masuk Gajah Hilang. Masalah masalah operasional di lapangan sering terjadi di tengah blok kalau Manajer Kebun dan Assisten Divisi tidak mau masuk blok.

Janganlah "follow up" di kantor saja. Harus "follow through" di lapangan.

Ingat burung rajawali pasti naik terbang tinggi untuk menguasai wilayahnya. Begitu juga sikap seorang "Planter"! Sukses adalah di tangan anda bukan di tangan orang lain. Anda yang menuntukan burung di tangan anda "hidup" atau "mati".

Thursday, July 12, 2007

7 Prinsip Rajawali (continued)



Sebagai sharing….
Burung rajawali adalah “King of the air” & “King of the birds.’’

Seorang rajawali merupakan “Born Winner, bukan “Born Loser.”
Kita bisa belajar 7 langkah SUKSES dari prinsip-prinsip rajawali sbb:

Seorang Pemenang harus bersepakat dengan orang orang yang mempunyai pola kemenangan. Jauhkan dari orang pemikir negatif.

Seorang Pemenang mempunyai visi dan terfokus seperti burung rajawali.

Seorang Pemenang mempunyai sifat selalu bergerak dan selalu sanggup menyesuaikan diri dengan keadaan.

Seorang Pemenang bertekad teguh untuk mencapai tujuan.

Seorang Pemenang berkomitmen untuk menyelesaikan kerjanya dalam tepat waktu & tetap pada waktunya.

Seorang Pemenang harus komitmen pada “team building” dan terhadap perkembangan anak buahnya.

Seorang Pemenang mengambil tindakan yang positif dan konstruktif untuk menang disetiap situasi.

7 Prinsip Rajawali





Saturday, June 23, 2007

Plantation Management - Back To Basis (Bahasa Indonesia)

TIGA B (3 B) PRINSIP DASAR DALAM MENGELOLA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT – KEMBALI KE DASAR

Sebagai pimpinan dalam manajemen perkebunan, kita telah sering membaca dan mendengar istilah “kembali ke dasar” dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Untuk menyamakan pemahaman apakah yang dimaksud dengan “kembali ke dasar”, penulis ingin sharing atau berbagi pengalaman, mengenai Prinsip Dasar 3 B, yaitu Buah TBS, Biaya Produksi dan Bersihnya Kondisi Lapangan.

1. Buah TBS

Setiap menejer kebun diharapkan harus mencapai anggaran produksi setinggi-tingginya dengan standar panen dan pengontrolan kualitas buah TBS yang terpenuhi dengan baik.

Yang terpenting menejer kebun harus memastikan ketersediaan pemanen untuk seluruh areal tanaman, baik untuk areal pokok tinggi maupun areal pokok rendah. Pada satu sisi pimpinan kebun harus menyiapkan tenaga pemanen yang sudah terlatih dan di sisi lain harus merekrut pemanen baru untuk areal yang baru menghasilkan.

Kekurangan pemanen pada suatu bulan akan memperpanjang rotasi panen. Hal ini akan berpengaruh buruk terhadap kualitas buah TBS, terutama persentase buah lewat matang, buah kosong dan buah busuk menjadi terlalu tinggi. Akibatnya sortasi yang dilaksanakan di PMKS akan menjadi tinggi.

Oleh karena itu, kestabilan tenaga kerja di kebun sangat penting sesuai prinsip dasar dari kebijaksanaan pengelolaan karyawan dan kedisiplinan dengan cara yang benar. Seorang menejer kebun yang baik adalah bila dia mendapatkan rasa hormat yang dalam dan benar dari anak buahnya, sehingga dia dapat mengayomi bawahan dan mempertahankannya, sehingga karyawan tetap betah bekerja di kebun.

Pengutipan semua brondolan adalah tugas utama untuk semua pemanen, khususnya di areal pokok tinggi. Pastikan tidak ada satu pun brondolan tertinggal tidak dikutip. Masalah pengutipan brondolan yang banyak tertinggal di piringan akan timbul jika rotasi panen diperpanjang. Rotasi panen harus dijaga agar tidak melebihi 12 hari.

Kurangnya brondolan yang dikirim ke PMKS akan menurunkan rendemen atau OER dan juga berpengaruh terhadap harga TBS. Oleh karena itu, manajemen harus mengatur tenaga khusus untuk mengutip brondolan di blok-blok yang rotasinya lebih dari 18 hari.

Pengutipan brondolan dan pengangkutannya harus cepat dilaksanakan sehingga tidak akan menaikkan persentase Asam Lemak Bebas (ALB atau FFA) karena brondolan lama akan segera membusuk dan tidak segar lagi.

Pemeriksaan mutu panen dan pengontrolan kualitas buah TBS tergantung pada sistem pengecekan yang baik dan efektif, termasuk tingkat pengawasan atau supervisi. Asisten Divisi dan Mandor I di bawahnya harus sering berada di lapangan dengan berjalan kaki supaya bisa langsung menangani masalah - masalah yang dijumpai.

Mandor panen harus memanggil pemanen untuk memanen buah matang yang tertinggal di pokok, mengutip brondolan yang tertinggal di piringan dan pasar pikul serta membawa buah yang telah dipanen/brondolan yang tertinggal ke TPH.

Jika terdapat tangkai panjang, harus dipotong pendek kurang dari 3 (tiga) cm. Tukang muat buah harus diingatkan juga agar tidak meninggalkan brondolan di TPH.

Kehadiran menejer kebun di areal panen sangat penting dan utama. Jika supervisi dapat dijalankan dengan serius, pemanen cenderung lebih berdisiplin, terlebih jika pimpinannya sering berkunjung ke lapangan untuk mengadakan inspeksi harian, sekaligus memberikan arahan kepada Asisten Divisi agar kendaraan angkut buah dapat diatur dengan baik. Fokus diri pada pekerjaan dimaksud, agar tidak ada buah TBS dan brondolan tertinggal atau terlambat diangkut dan dikirim ke PMKS, sehingga buah restan dapat dikurangi atau ditiadakan.

Pruning adalah suatu pekerjaan yang harus dilaksanakan secara berhati-hati. Jika penunasan pelepah tidak dilakukan secara berkelanjutan, maka standar panen tidak akan tercapai dengan baik. Pokok dengan banyak pelepah bergelantungan atau sengkleh akan cenderung mengakibatkan buah matang tidak dipanen, sehingga bila suatu saat pemanenan harus dilaksanakan, akan diperoleh buah yang terlalu matang atau sudah membusuk.
Berhati-hati dalam supervisi pruning supaya jangan melakukan penunasan pelepah berlebihan (over pruning) pada pokok-pokok rendah dan jangan meninggalkan pelepah berlebihan (under pruning) pada pokok-pokok tinggi.

Di blok-blok yang telah menggunakan sistem ancak tetap, progresif pruning mungkin dapat diterapkan. Biasanya pemanen pada pokok tinggi akan mendapat gaji lebih daripada pemanen pada pokok rendah karena basis borong lebih mudah tercapai dan mendapat premi yang tinggi.

Pimpinan kebun harus diingatkan bahwa kebun bukan menjual TBS ke PMKS, akan tetapi menjual minyak kelapa sawit. Harga pembayaran Rp/ton TBS berdasarkan dari rendemen. Apabila rendemen > 20% OER (Netto 1), maka harga pembayaran TBS ke pihak kebun akan tinggi. Jika rendemen < 20%, harga pun turun. Dengan demikian kualitas TBS dan brondolan yang dikirim ke PMKS untuk diproses menjadi minyak kelapa sawit atau CPO harus terjamin.


2. Biaya Produksi

Seorang menejer kebun harus selalu memperhatikan biaya produksi. Pencapaian biaya yang rendah bertujuan supaya perusahaan memperoleh keuntungan yang tinggi melalui produktivitas yang tinggi dan kontrol biaya yang baik.

Satu aspek yang juga penting adalah monitoring kehadiran karyawan pada apel pagi dan kemauan karyawan bekerja keras sampai sore hari, lebih dari 7 (tujuh) jam sehari. Karyawan sering diberikan sosialisasi dan dimotivasi supaya mereka bisa mendapatkan gaji lebih besar melalui pembayaran premi dari meningkatnya
produktivitas.

Biaya akan meningkat jika pemanen dibayar berdasar HK walaupun basis borong tidak tercapai. Diingatkan bahwa menejer kebun yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap biaya produksi di kebunnya masing-masing.

Seorang menejer kebun harus mengetahui harga pasar CPO dan TBS pada bulan terakhir, yang dimaksudkan agar dapat menganalisa laporan account setiap bulan. Tanpa pemahaman account dan kontrol, mungkin pengeluaran biaya akan lebih dari anggaran dan berakibat biaya produksi akan sangat tinggi.


3. Bersihnya Kondisi Lapangan

Kondisi lapangan seluruh kebun bisa mencerminkan prestasi seorang menejer kebun, apakah menejer tersebut mengelola kebunnya dengan sungguh-sungguh. Sebenarnya prestasi menejer kebun maupun asisten divisi senantiasa “tertulis” di lapangan! Prestasi mereka dikatakan tidak bagus jika lapangan dalam kondisi yang buruk. Sebaliknya, mereka akan dipuji jika lapangan dijaga dalam kondisi bersih.

Pada kondisi lapangan yang bersih, pengutipan semua brondolan tidak akan bermasalah karena akses cukup baik dan visi pandangan yang tidak terganggu memberikan kemudahan dalam pengawasan, pengecekan dan pengontrolan.

Kebersihan piringan dan pasar pikul harus dijaga sebaik-baiknya, dengan tujuan brondolan yang dikutip akan bersih dari sampah.

Ketika karyawan dibayar “piece-rated” atau pekerjaan borongan, pastikan ada “time motion study” sebelum menentukan target atau bagian/pekerjaan yang hanya akan dikerjakan/diberikan.

Tujuan memberi target kerja tersebut bukan untuk mengurangi waktu kerja, tetapi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas karyawan dalam 7 (tujuh) jam kerja sehari.

Semua jalan di lapangan harus ditimbun dengan laterit atau sirtu supaya bisa dilalui pada musim hujan, yang berguna untuk mengeluarkan dan mengangkut buah TBS dan brondolan langsung dari lapangan ke PMKS. Kekurangan titi panen telah menimbulkan satu masalah yaitu menyulitkan pemanen mengangkut dan menyusun buah TBS dan brondolan ke TPH yang ada di pinggir jalan. Pemasangan titi panen harus diperhatikan.

Pengaturan dan pelaksanaan grading dan pemadatan jalan (compacting) sangat penting agar jalan yang rusak dan berlobang dapat diperbaiki kembali, sehingga jalan dalam kondisi terpelihara. Jembatan yang runtuh dan gorong-gorong yang terbenam harus cepat diperbaiki dan dipasang. Cuci parit adalah pekerjaan yang penting terutama di parit pembuangan atau outlet supaya aliran air menjadi lebih lancar yang dapat mengurangi banjir pada musim hujan.

Menejer kebun dan asisten divisi akan bertanggung jawab dan mungkin akan mendapat teguran dari ED/GM/SEM atau tamu-tamu dari HO jika masih terdapat blok-blok dalam kondisi kotor dan buruk, karena hal tersebut akan dijadikan alasan oleh pemanen yang berakibat buah matang tidak dipanen, buah dipanen tidak diangkat ke TPH dan brondolan tidak dikutip.
Jangan berkompromi terhadap kualitas pekerjaan dan segala penyemprotan di lapangan. Jika kematian gulma tidak memuaskan, pastikan penyemprotan diulang. Gawangan mati tidak boleh dibiarkan karena gulma-gulma dan anak kayu akan tumbuh. Meracun anak kayu yang besar harus dilaksanakan sampai tuntas, khususnya di areal yang perlu direhab.

Semua gawangan hidup atau mati harus dibersihkan, namun rumput-rumput lunak seperti Axonopus dan Buffalo Grass harus dibiarkan tetap terpelihara.
Sering berjalan kaki di lapangan supaya dapat melihat segala masalah yang terjadi dan mengambil tindakan perbaikan dengan segera. Terapkan manajemen dengan contoh supaya ‘membuka mata’ dan dapat dipahami oleh staf, mandor dan karyawan. Jika masalah ingin diselesaikan, harus turun ke lapangan untuk mendiskusikannya agar solusi dapat dicari, bukan didiskusikan di kantor kebun.

Memang terdapat banyak tantangan ke depan dalam manajemen perkebunan di abad 21. Seorang menejer kebun pasti menggunakan pengalamannya dengan sebaik-baiknya dan menjadikan dirinya pimpinan yang berpengaruh kepada anak buahnya maupun bawahannya sehingga karyawan menjadi disiplin.

Kembali ke dasar dan bekerja sama sebagai teamwork supaya dapat menjaga kebersihan lapangan dan mencapai target produksi tanpa alasan dengan biaya yang rendah. Inilah harapan kita yang sudah kita nyatakan dalam “komitmen bersama-sama”, maka kita harus kompak dengan semangat baru yang tinggi.