Showing posts with label Downloaded from forwarded email and photo/Management Tips. Show all posts
Showing posts with label Downloaded from forwarded email and photo/Management Tips. Show all posts

Tuesday, December 9, 2008

KESALAHAN (MISTAKES)

Kita gagal karena kita membuat kesalahan. Kita membuat kesalahan karena kita kurang pengalaman. Nah, dengan konsep yang benar, kita telah belajar dan memperoleh pengalaman dari kesalahan yang kita buat. Kita telah menginstropeksi diri untuk mencari penyebab dari kesalahan. Kita harus menganalisa prosesnya secara menyeluruh satu kali lagi. Dengan evaluasi , maka kita dapat menghindari kesalahan yang sama, membuat rencana tindakan yang lebih baik pada masa yang akan datang.

Something2Share:

Setiap orang pernah membuat kesalahan karena tidak ada seorangpun terlahir sempurna. Fakta sebenarnya, semakin banyak kesalahan yang kita buat, kita semakin menjadi lebih baik karena kita telah belajar melalui kesalahan yang kita buat. Inilah yang kita sebut memperoleh pengalaman.

Peter F.Drucker, sebagai Bapak Manajemen Modern, pernah berkata, "Orang yang lebih baik, adalah orang yang pernah membuat lebih banyak kesalahan, karena orang tersebut telah mencoba banyak hal berkali-kali. Saya tidak akan pernah mempromosikan orang yang tidak pernah membuat kesalahan.untuk menduduki jabatan puncak. Orang begitu adalah orang yang biasa-biasa saja.”

Anda boleh saja membuat beratus-ratus kali kesalahan tetapi tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Inilah yang kita sebut mengadakan percobaan (eksperimen).

Orang yang berfikir positip perlu melakukan pekerjaan yang benar sejak awal atau paling tidak dia telah berusaha melakukannya. Jika tidak, dia harus belajar dari kesalahan yang pertama dan melakukannya dengan benar untuk yang kedua kalinya. Adalah tidak baik jika seseorang terus melakukan kesalahan dan mengulangi kesalahan yang sama!


Saya terbiasa memberitahukan kepada bawahan saya bahwa ada 3 tipe manajer di Perkebunan:

Tipe 1: Manajer tidak mau belajar dari kesalahannya sendiri. (Tidak memperoleh pengalaman, dan kesempatan didemosi serta dipecat sangat besar)

Tipe 2: Manajer telah belajar dari kesalahannya sendiri. (Memperoleh pengalaman yang terbatas, dan kesempatan dipromosi sedikit atau kecil )

Tipe 3: Manager telah belajar dari kesalahannya sendiri dan juga dari kesalahan orang lain (Memperoleh lebih banyak pengalaman, dan kesempatan dipromosi sangat besar)

Thursday, October 16, 2008

Anda Harus Peduli Dan Campur Tangan

Pada suatu hari, ada seekor tikus kecil tinggal di sebuah ladang, mengintai petani dan isterinya yang sedang membuka sebuah bungkusan. Tikus itu terperanjat melihat isi bungkusan itu karena isinya bukan makanan tetapi sebuah perangkap tikus. Ia berlari kepekarangan rumah petani memperingatkan setiap temannya. “Alamak! Ada sebuah perangkap tikus di dalam rumah itu! Ada sebuah perangkap tikus di dalam rumah itu!”

Ayam jantan menganggukkan kepalanya dan berseru.“
Hei Tikus. Perangkap itu adalah hal yang berbahaya bagi mu. Ini tidak ada konsekuensinya kepada ku. Jadi kenapa aku mau merasa terganggu dengan perangkap itu?”

Si tikus menoleh lagi kepada si babi, tetapi jawabnya begini,
“ Tikus, mohon maaf ya. Perangkap itu juga bukan urusan saya .”

Si tikus kemudian menoleh lagi kepada si lembu jantan dan ini jawabannya, “
Rupanya itu masalah kamu aja. Terus terang. Perangkap itu bukan masalahku.”
.
Si tikus kembali ke rumah dengan sedih karena tidak ada satu teman pun yang mau menolongnya atau yang peduli dengan masalahnya. Tikus tau bahwa dia sendirian yang harus menghadapi perangkap itu.

Pada malam itu ternyata ada terdengar suara mangsa terperangkap didalam rumah petani. Isteri petani berlari dengan cepat mau melihat apa yang terperangkap. Dan kemudian dia melihat seekor ular yang terperangkap ekornya. Dalam kegelapan, ular itu menggigit isteri petani. Tak lama kemudian, dia sakit demam.

Suaminya tau bahwa cara yang terbaik untuk mengobati demam adalah dengan meminum sup ayam. Jadi si petani menangkap ayam, menyembelih , memasaknya serta memberikan sari ramuan sup ayam kepada isterinya.

Kondisi isteri petani itu semakin hari semakin buruk, dan ramai teman-teman petani itu berdatangan menjenguk sepanjang hari dan sepanjang malam. Jadi babi itu pun disembelih untuk makanan mereka.


Tak lama kemudian isteri petani itu meninggal dunia. Banyak sekali teman-teman dan keluarganya datang melayat dan mengantarkan mayat isterinya ke kuburan. Pada saat pengebumian si petani harus menyembelih lembu jantan untuk menjamu tamunya.

Jadi pada waktu yang akan datang jika kita mendengar salah satu dari teman-teman yang ada dalam tim kita menghadapi sebuah masalah dan kita berfikir tidak ada sangkut paut dengan kita atau tidak berakibat kepada kita, kita harus mengingat ceritra ini.

Istilahnya jika salah satu dari anggota tim dalam kesulitan maka semua anggota tim akan mengalami kesulitan pada akhirnya.

Untuk berbagi:

Apakah Anda hanya berfikir memperhatikan urusan sendiri dan tidak peduli pada hal orang lain? Ini terlalu mementingkan diri sendiri dan pasti satu sikap yang tidak benar. Tak mungking Anda bisa merasa tenang hati ketika teman Anda atau anggota tim Anda berada dalam kekacauan.

Anda tahukah jika Anda tidak mau peduli hal orang sejak awalnya apa yang akan terjadi akirnya? Anda akan mengorban diri juga! Jika Anda tidak ambil perhatian dan menolak untuk membantu, dan berpikir bahwa itu bukan urusan Anda untuk campur tangan dan tidak peduli maka Anda salah. Anda harus diingatkan bahwa api dirumah tetanggamu bisa menjalar ke rumah Anda dalam deretan yang sama. Inilah pesan ceritra tersebut diatas.

Nah, dalam konteks kerjasama, apakah itu masalah Anda atau masalah orang lain dan sebaliknya, harus berpikir bahwa itu adalah masalah bersama. Sebenarnya, ketika ada anggota tim mengalami kesulitan, maka Anda harus menunjukkan kepedulian Anda dan mulailah peduli menyelesaikan masalah itu secara ”TEAMWORK”.

Setiap anggota tim harus menerima satu sama lain dan saling mendukung serta menawarkan bantuan apabila diperlukan. Anda akan berenang atau mati dengan anggota tim Anda dalam sungai yang penuh masalah. Jika Anda dengan semua anggota tim berada dalam satu kesatuan yang utuh, tentu ada sebuah JALAN KELUAR dalam situasi yang kacau dan atau susah.

Inilah semangat dan jiwa kerjasama yang benar !



Monday, June 16, 2008

Semakin Tua Semakin Pintar


Seorang Tuan yang kaya raya telah memutuskan untuk melakukan ekspedisi berburu ke Africa bersama anjingnya Si Jack Russel alias “Si Pembunuh”.

Pada suatu hari si anjing tua Jack Russell mulai mengejar kelinci dan tak lama kemudian nampaknya kelinci sudah hilang. Dalam pengembaraannya, dia perhatikan seekor macan tutul mengikutinya dengan cepat menuju ke arahnya seperti mau menyantapnya sebagai makan siang.

Si anjing tua Jack Russel berpikir, “Oh, saya benar-benar dalam bahaya!” Melihat ada tulang-tulang terletak diatas tanah, maka segera diambil dan dikunyah tulang-tulang itu. Pada saat itu dia menunjuk punggungnya kepada si macan tutul yang hampir berdekatan.

Ketika si macan tutul mau menerkamnya, si anjing tua Jack Russel berseru dengan keras, “Aduh, sedapnya macan-tutul yang lezat ini. Apakah masih ada seokor lagi di sekitar sini?”

Mendengar itu, si macan tutul muda langsung berhenti serbuannya, dan rupanya merasa takut dan ngeri sehingga menyembunyikan diri diantara pokok-pokok di hutan itu.

“Waduh!” kata si macan-tutul,”Nasib baik aku.Si anjing itu hampir mau menghabisi aku.”

Namun ada seekor monyet yang telah menonton seluruh skenario dari atas pohon, maka dia berfikir bagaimana bisa menfaatkan skenario itu sebagai satu informasi kepada si macan-tutul supaya mendapat perlindungan darinya. Jadi si monyet berlari dengan cepat sekali dibelakang macan tutul itu, tetapi apabila si anjing tua Jack Russel melihat kelakuan monyet itu, dia pun curiga bahwa ada sesuatu tidak baik untuknya pasti terjadi.

Setelah si monyet mendekati si macan tutul itu, dia membuat satu perjanjian dengannya setelah memberitahunya bagaimana ditipui oleh anjing tua itu. Makanya, si macan-tutul muda merasa gelisah karena dibodohi, “ Hi monyet, naiklah ke punggung aku dan lihatlah apa yang akan terjadi kepada anjing yang licik itu!”

Melihat si macan-tutul datang bersama si monyet diatas punggungnya, anjing tua Jack Russell berfikir“ Apa yang harus aku lakukan sekarang?” Dia memutuskan tidak berlari tetapi duduk dengan punggung mengarah kepada mereka dan berpura-pura tidak melihat kedatangan mereka. Ketika mereka mendekat, dia berkata,“Dimana si monyet kurang ajar itu? Satu jam lalu aku memintanya membawa seekor macan tutul untuk aku habisi!”

Pesan Ceritra:

Jangan kacaukan orang-orang tua - Usia dan Ketrampilan akan selalu mengalahkan orang-orang muda, termasuk penghianatan!

Omongkosong dan Kepintaran hanya didapat sejalan dengan bertambahnya usia dan pengalaman.

Untuk sharing……

Saya yakin bahwa Anda akan tertawa senang. Berbagilah dengan teman – teman Anda supaya akan lebih banyak orang tertawa setelah membaca lelucon ini.

Janganlah menguji kebijakan orangtua. Ingat bahwa “ Kebijakan datang dari pengalaman dan pengalaman didapat sejalan dengan bertambahnya usia” Ternyata, “Usia tua adalah seperti sebuah rekening bank. Anda akan menikmati hasilnya kemudian sesuai dengan apa yang telah Anda simpan dari jauh hari.”

Orangtua adalah bijak. Itulah sebabnya mereka disebut “orangtua yang bijak”. Beberapa orangtua lebih suka dipanggil sebagai “orangtua yang muda” sebab mereka suka “ditantang seperti orang muda”.

Seorang Manager Kebun ditanya,” Mengapa masih ada beberapa bibit karet yang tumbuh tertinggal di bekas pembibitan?”

“Itu sengaja ditinggalkan. Cuma aku mau tahu apakah Asistenku memiliki inisiatif untuk memindahkannya,” jawab si Manager Kebun dengan tenang.

Selama melakukan presentasi, seorang Manager menunjukkan ada yang salah eja.

“ Bagus sekali. Inilah sebagai bukti bahwa Anda sungguh - sungguh mendengar presentasi ini dan salah seorang dari Anda dapat menunjukkan tempat yang salah eja.” Bukankah ini suatu jawaban dari seorang Planting Advisor ( PA) untuk menghindari kesilapannya?

Orangtua yang cukup pengalaman dan pintar tidak akan menunjukkan kelemahannya dalam situasi apa pun. Dengan kebijakannya, dia bisa merubah situasi yang parah dengan cara permainan yang pintar sehingga terbalik situasi itu menjadikan manfaat padanya.